SURYA.co.id |JEMBER - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jember Joko Santoso mengakui anak buahnya dibawa dan diperiksa polisi karena dugaan penyuapan.
Demikian disampaikan Joko saat wawancara dengan Surya, Senin (2/2/2015) di kantornya.
Hal itu berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh HL, seorang kepala seksi di BKD.
"Ya memang benar anak buah saya dibawa dan dimintai keterangan oleh polisi. Karena itu saya wajib meminta keterangan dari anak buah saya," ujar Joko.
Berdasarkan keterangan HL, dirinya dimintai keterangan karena diduga terlibat dalam aksi suap penerimaan CPNS melalui formasi khusus.
"Katanya berkaitan dengan uang yakni penyuapan, keterangan itu yang diminta polisi kepada anak buah saya," lanjutnya.
Namun dalam kesempatan itu, HL kepada Joko, membantah kalau uang tersebut terkait suap.
"Uang itu untuk pra jabatan bukan suap," tegasnya.
Meski begitu, pihak BKD menghormati kasus hukum yang sedang berjalan.
Apalagi saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan kepolisian.
Pekan lalu, polisi membawa HL dan BW seorang Kasubag di Dinas Kesehatan Jember.
Keduanya dimintai keterangan oleh unit Tindak Pidana Korupsi Polres Jember.
Anda sedang membaca artikel tentang
PNS Pemkab Dimintai Keterangan Terkait Suap CPNS
Dengan url
http://cahayapost.blogspot.com/2015/02/pns-pemkab-dimintai-keterangan-terkait.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
PNS Pemkab Dimintai Keterangan Terkait Suap CPNS
namun jangan lupa untuk meletakkan link
PNS Pemkab Dimintai Keterangan Terkait Suap CPNS
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar