SURYA.co.id |SITUBONDO - Dinas Kesehatan Situbondo, menyatakan kasus demam berdarah dengue (DBD) masuk kejadian luar biasa (KLB).
Berubahnya status penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aogepti itu, disebabkan jumlah korban sudah mencapai enam orang.
Sedangkan pada tahun sebelumnya, korban yang meninggal hanya mencapai tiga orang.
"Kasus DBD di Situbondo sudah masuk KLB, acuannya kita pada tahun lalu," kata Abu Bakar Abdi, Kepala Dinas Kesehatan saat dihubungi SURYA Online.
Enam korban pasien DBD diantaranya, dua orang di Kecamatan Bungatan, Kaponga, Situbondo, Kendit, Arjasa, masing masing satu orang.
Untuk mengantisipasi meningkatkan serangan nyamuk malaria, maka pihaknya bersama camat dan Kepala UPTD serta Kepala sekolah untuk melaksanakan Gerakan Situbondo Basmi Jentik (gesit batik).
"Mulai besok, Selasa (03/02/2015) gesik batik akan dilaksanakan secara seretntak," tegasnya.
Selain gesit batik, kata Abu, pihaknya juga akan memberikan penyuluhan pentingnya program 3 M serta memberi abate dan memfogging lokasi yang masuk kawasan endemi nyamuk malaria tersebut.
Anda sedang membaca artikel tentang
KLB Demam Berdarah Melanda Situbondo
Dengan url
http://cahayapost.blogspot.com/2015/02/klb-demam-berdarah-melanda-situbondo.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
KLB Demam Berdarah Melanda Situbondo
namun jangan lupa untuk meletakkan link
KLB Demam Berdarah Melanda Situbondo
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar