SURYA Online,MALANG - Dewan Penasihat PKB Kota Malang, Arief Wahyudi, menyangkal kegiatan Wali Kota Malang, M Anton, di Masjid Al Furqon, disebut kampanye.
Menurutnya, dalam kegiatan tersebut tidak ada atribut partai.
"Saya juga ada di sana (Masjid Al Furqon) dan saya tahu persis tidak ada unsur kampanye sama sekali. Tidak ada atribut partai, tidak ada ajakan untuk mencoblos atau memilih partai," katanya, Rabu (2/4/2014).
Ia mengakui, ketika itu Abah Anton masuk ke masjid. Abah Anton masuk ke masjid karena diminta oleh masyarakat dan jamaah masjid.
Menurutnya, Panwas yang mengikuti jalannya kampanye PKB kurang jeli memahami arti kampanye serta unsur-unsur yang bisa diartikan kampanye.
"Kalau saya masuk masjid kemudian salat karena sudah masuk waktu salat, lalu berbicara dengan masyarakat terkait pembangunan di wilayah itu. Apakah itu termasuk kategori kampanye?" ujarnya.
Namun, menurutnya, sudah menjadi tugas Panwas untuk melakukan klarifikasi atas laporan dari masyarakat. Tetapi, untuk mengklarifikasi masalah itu, mestinya cukup memanggil tim atau penanggung jawab kampanye saja.
"Cukup memanggil tim kampanye saja, tidak perlu mengundang Ketua Tanfidziyah DPC PKB Kota Malang, M Anton," katanya.
Anda sedang membaca artikel tentang
PKB Kota Malang Bantah Kampanye di Masjid
Dengan url
http://cahayapost.blogspot.com/2014/04/pkb-kota-malang-bantah-kampanye-di.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
PKB Kota Malang Bantah Kampanye di Masjid
namun jangan lupa untuk meletakkan link
PKB Kota Malang Bantah Kampanye di Masjid
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar