SURYA Online, SURABAYA - Kondisi sebaliknya terjadi pada petugas lapangan. Polisi misalnya harus melupakan lebaran bersama keluarga. Ini sudah biasa dilakukan.
Demikian halnya yang dirasakan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta.
"Sejak menjadi polisi pada tahun 1985, hanya beberapa kali saya merasakan lebaran bersama orangtua dan keluarga besar," ungkap Setija kepada Surya, Selasa (5/8/2013).
Selebihnya, anak kelima dari tujuh bersaudara dari pasangan suami istri R Koeharto (alm) dan Mulyati ini selalu menikmati lebaran Idul Fitri dalam posisi menjalankan tugas.
Jauh dari orangtua yang tinggal di Kediri.
Bagaimana menyiasati kondisi berlebaran dalam tugas dan jauh dari keluarga?
Setija mengaku punya cara khusus. Yakni, menelpon orangtua sebelum menjalankan Sholat Ied.
Meski hanya lewat telpon, permohonan maaf dan ucapan selamat lebaran kepada orangtua itu dianggap sudah cukup.
Ia mengibaratkan, ritual itu layaknya duduk bersimpuh dan sungkem kepada orangtua.
Ditanya tentang tradisi lebaran di keluarganya, perwira polisi yang gemar bermain musik sejak SMU tersebut menyampaikan bahwa keluarga besarnya selalu berkumpul di Kediri setiap lebaran tiba.
Dan satu-satunya anggota keluarga paling sering absen pada acara tahunan itu adalah dirinya.
Diceritakan, ayah dan ibunya sama-sama seorang guru. Kakak pertama hingga sekarang juga menjadi guru di Malang.
Kemudian, kakak kedua yang tinggal di Jakarta juga guru, dan kakak ketiga juga seorang guru yang berdinas di Surabaya. Kakak keempatnya sudah almarhum.
Kemudian, adiknya menjadi dosen di ITB (Institut Teknologi Bandung), dan adik terahir bekerja di kantor pajak NTB (Nusa Tenggara Barat). (ida/ben/rie/ufi)
Anda sedang membaca artikel tentang
Tak Bisa Mudik, Bermaafan Lewat Telepon
Dengan url
http://cahayapost.blogspot.com/2013/08/tak-bisa-mudik-bermaafan-lewat-telepon.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Tak Bisa Mudik, Bermaafan Lewat Telepon
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Tak Bisa Mudik, Bermaafan Lewat Telepon
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar