SURYA.co.id | MALANG - Perdagangan satwa liar sekarang semakin canggih dengan memanfaatkan teknologi. Kini, marak perdagangan satwa liar melalui media sosial.
Kondisi tersebut menjadi perhatian komunitas pemeharti satwa liar, Animals Indonesia dan Centre for Orangutan Protection (COP).
Mereka menggelar aksi damai menolak pedagagangan satwa liar, di depan Balai Kota Malang, Selasa (3/3/2015).
Dalam aksi itu, ada dua peserta yang memeragakan sebagai orangutan. Mereka berdandan memakai atribut orangutan.
Kedua "orangutan" itu membawa poster bertuliskan facebook dengan tanda pagar SeriousAboutWildlifeCrime.
Mereka mengkampanyekan tentang kejahatan yang serius terhadap satwa liar melalui media sosial kepada para pengendara yang melintas di depan Balaikota Malang.
"Media sosial menjadi alat komunikasi yang sering digunakan untuk perdagangan satwa liar," kata juru kampanye COP, Daniek Hendarto.
Anda sedang membaca artikel tentang
Marak, Perdagangan Satwa Liar Melalui Media Sosial
Dengan url
https://cahayapost.blogspot.com/2015/03/marak-perdagangan-satwa-liar-melalui.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Marak, Perdagangan Satwa Liar Melalui Media Sosial
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Marak, Perdagangan Satwa Liar Melalui Media Sosial
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar