SURYA.co.id |JEMBER - Sejumlah barang di Kantor Bakesbang berserakan.
Kursi terbalik dan miring. Begitu juga meja. Sebuah meja berbahan kayu jati yang berada di ruang kerja Kepala Bakesbang Widi Prasetyo juga miring dan bergeser.
Padahal untuk memindahkan meja sekaligus partisi ruangan itu dibutuhkan tenaga lima orang dewasa.
Sepeda gunung milik Widi juga teronggok di antara kursi sofa di ruang kerjanya. Lumpur menghiasi lantai satu kantor tersebut.
Itulah dampak banjir yang melanda kantor tersebut, Jumat (6/3/2015) sore hingva malam sekitar pukul 21.00 wib. Tidak hanya perabotan berat yang jumpalitan. Perabotan lain juga terendam air dan terancam rusak.
Di antaranya belasan set komputer. Satu set komputer terdiri dari layar, CPU dan beberapa dilengkapi printer.
"Di ruangan staf saja ada sembilan, belum di ruangan sekretaris badan. Lebih dari 10 komputer. Ada juga proyektor. Terendam semua dan mungkin rusak. Padahal baru semua komputernys," ujar Sri Supadmi, Kabag Umum dan Keuangan Bakesbang Jember kepada Surya, Sabtu (7/3/2015).
Belum lagi aset dalam bentuk kertas dan dokumen. Hampir semua dokumen yang berada di lantai satu basah. Hal ini dikarenakan banjir setinggi 1 meter merendam kantor yang berada di Jalan S Parman Jember itu.
Anda sedang membaca artikel tentang
Meja Kursi Bakesbang Jember Berantakan
Dengan url
http://cahayapost.blogspot.com/2015/03/meja-kursi-bakesbang-jember-berantakan.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Meja Kursi Bakesbang Jember Berantakan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Meja Kursi Bakesbang Jember Berantakan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar