SURYA.co.id | SURABAYA - Hari Nugroho, dokter spesialis obstetri dan ginekolog RSUD Dr Soetomo menyebutkan bahwa sepanjang 2014 ada 842 pasien baru kanker serviks di RSUD Dr Soetomo.
Umumnya, pasien masuk dalam kondisi sudah sangat terlambat.
Sebanyak 587 pasien masuk pada stadium IIIB, disusul 196 pada stadium IIB, dan hanya 60 orang di bawah stadium IIA.
Artinya, hanya 60 oranglah yang bisa ditangani dengan operasi. Selebihnya harus menggunakan penanganan radioterapi.
Pada 2014, jumlah pasien kanker serviks meningkat hingga 66,4 persen, jika dibanding tahun 2013.
Dokter Hari menduga, tingginya angka penyakit ini sejalan dengan layanan kesehatan yang bisa diakses semua warga.
Ketika BPJS Kesehatan diberlakukan, masyarakat berbondong-bondong memeriksakan diri.
Anda sedang membaca artikel tentang
Mayoritas Pasien Kanker Serviks Terlambat Periksakan Diri
Dengan url
http://cahayapost.blogspot.com/2015/03/mayoritas-pasien-kanker-serviks.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Mayoritas Pasien Kanker Serviks Terlambat Periksakan Diri
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Mayoritas Pasien Kanker Serviks Terlambat Periksakan Diri
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar