SURYA.co.id | SURABAYA - RSUD Dr Soetomo saat ini hanya memiliki empat unit alat radioterapi yang terdiri dari tiga jenis Linear Accelerator (LINAC) dan satu Brachytherapy.
Itu pun tidak semua bisa dipakai. Karena jumlah pasien yang mengantre terus menggunung, alat seharga Rp 38 miliar ini terpaksa diberdayakan hingga overload.
Itu pun masih banyak pasien yang tak terlayani sehingga harus antre berbulan-bulan.
Surya sempat meninjau instalasi radioterapi di RS milik Pemprov Jatim itu.
Sejak pagi hari, bahkan sebelum layanan di instalasi itu belum dibuka, ratusan pasien sudah mengantre sambil duduk berderet di ruang tunggu.
Di seberang ruang tunggu ini terdapat tiga bilik yang berukuran cukup luas yang pintunya dibuat dari bahan besi.
Sekitar pukul 08.00 WIB, suara panggilan dari operator terdengar, memanggil satu-persatu pasien untuk masuk ke dalam ruang terapi.
Namun, walau ada tiga ruang terapi, hanya dua ruang terapi yang mereka masuki bergantian.
Sementara hingga siang hari, satu ruang terapi lainnya tetap tertutup.
"Yang ini belum dioperasikan," kata petugas instalasi yang mendampingi Surya. (ben/day)
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
Anda sedang membaca artikel tentang
Alat Minim, Pasien Antre Radioterapi Selama Berbulan-bulan
Dengan url
http://cahayapost.blogspot.com/2015/03/alat-minim-pasien-antre-radioterapi.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Alat Minim, Pasien Antre Radioterapi Selama Berbulan-bulan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Alat Minim, Pasien Antre Radioterapi Selama Berbulan-bulan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar