SURYA Online, SINGAPURA - Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Singapura menerapkan kecanggihan Teknologi Informasi (TI) barcode dalam proses pendaftaran calon pemilih untuk menghindari pemilih ganda.
Penggunaan barcode juga dapat mempercepat proses registrasi yang dilakukan.
Barcode sendiri merupakan kumpulan data optik yang dibaca mesin.
Dengan penggunaan barcode diharapkan saat hari pencoblosan, proses registrasi kedatangan pemilih dapat berjalan dengan cepat dan akurat serta menjamin keamanan data.
Menurut Ketua PPLN Singapura, Mirza Nurhidayat, pelaksanaan pemilu legislatif di Singapura diharapkan berjalan lancar dan aman.
PPLN Singapura telah membentuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) beranggotakan 250 orang, terdiri atas berbagai unsur masyarakat Indonesia yang berdomisili di Singapura.
"Semua petugas KPPSLN telah dibekali dengan bimbingan teknis dan sosialisasi pemungutan suara sebanyak dua kali untuk memastikan semua petugas memahami dengan baik tugas dan fungsinya serta dapat melaksanakan tugasnya dengan menjunjung tinggi netralitas, integritas dan penuh tanggung jawab," ungkapnya.
Sedangkan untuk PPLN Singapura terdiri dari unsur masyarakat Indonesia di Singapura dan pegawai KBRI Singapura.
Salah satu anggota PPLN Singapura dari unsur masyarakat adalah Kholifah yang bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Singapura. (ant)
Anda sedang membaca artikel tentang
Di Singapura, Pendaftaran Calon Pemilih Pakai Barcode
Dengan url
http://cahayapost.blogspot.com/2014/04/di-singapura-pendaftaran-calon-pemilih.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Di Singapura, Pendaftaran Calon Pemilih Pakai Barcode
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Di Singapura, Pendaftaran Calon Pemilih Pakai Barcode
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar